TRIBUNSUMSELCOM, PALEMBANG- Bacaan Surah As Sajdah Lengkap 1-30 Beserta Tulisan Latin dan Terjemahannya, Dibaca Sebelum Tidur. As Sajdah merupakan surah ke-32 dalam Al Quran yang terdiri dari 30
SuratAs Sajdah namanya diambil dari bacaan ayat ke-15. Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, As Sajdah berarti sujud. Maksudnya sujud sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT. Surat As Sajdah
Beberapasurat yang mengandung ayat Sajadah adalah Surat Ar-Ra'd, An-Nahl, Al-A'raf, Al-Isra', Maryam, Al-Furqan, An-Naml, As-Sajdah, Al-'Alaq, Fussilat, An-Najm, Al-Insyiqaq, serta surah Al-Hajj
SurahAs Sajdah merupakan urutan surat yang ke-32 dalam Kitab Suci Al Qur'an. Surah As Sajdah terdiri dari 30 ayat dan merupakan urutan Juz ke 21 serta termasuk dalam golongan surah Makkiyah. Baca Juga: Surat Al Ahzab Tulisan Arab Saja - الاحزاب بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۗ ١ - الۤمّۤ
3 Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan, "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya.". Tidak, Al-Qur'an itu kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum engkau; agar mereka mendapat petunjuk. اَللّٰهُ الَّذِيْ
Suratini memiliki nama lain juga yaitu Alif Lam Mim As-Sajdah. Menjadi surat ke-32 dalam Al-Qur'an, berikut bacaan arab surat As-Sajdah, latin dan artinya. بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ Bismillahirrahmannirrahiim. Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." Ayat 1 الۤمّۤ ۗ Alif lām mīm.
SuratAs Sajdah. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. الۤمّۤ ۗ. Alif lām mīm. Alif Lām Mīm. تَنْزِيْلُ الْكِتٰبِ لَا رَيْبَ فِيْهِ مِنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ. Tanzīlul-kitābi lā raiba fīhi mir rabbil-'ālamīn(a).
NiatSholat Tahajud. Sebelum menunaikan ibadah sholat tahajud, harus baca niatnya terlebih dulu. Adapun bacaan niat sholat tahajud latin yakni sebagai berikut: Ushallii sunnatan tahajjudi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'alla. Baca Juga: Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud, Amalkan di Sepertiga Malam.
Tulisanatau Teks Latin Surat As Sajdah. Merupakan surat yang ke-32 di dalam Al Qur'an dan terdiri dari 30 ayat. Baca juga surat As Sajdah teks Arab, terjemah bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. As Sajdah - السجدة 1. alif-laam-miim 2. tanziilu alkitaabi laa rayba fiihi min rabbi al'aalamiina
Walammā ra'al-mu'minūnal-aḥzāb (a), qālū hāżā mā wa'adanallāhu wa rasūluhū wa ṣadaqallāhu wa rasūluh (ū), wa mā zādahum illā īmānaw wa taslīmā (n). Ketika orang-orang mukmin melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu, mereka berkata, "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita.".
RimIXw. 1 الۤمّۤ ۗ alif lām mīm Alif Lam Mim. 2 تَنْزِيْلُ الْكِتٰبِ لَا رَيْبَ فِيْهِ مِنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ tanzīlul-kitābi lā raiba fīhi mir rabbil-'ālamīn Turunnya Al-Qur'an itu tidak ada keraguan padanya, yaitu dari Tuhan seluruh alam. 3 اَمْ يَقُوْلُوْنَ افْتَرٰىهُ ۚ بَلْ هُوَ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّكَ لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَّآ اَتٰىهُمْ مِّنْ نَّذِيْرٍ مِّنْ قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُوْنَ am yaqụlụnaftarāh, bal huwal-ḥaqqu mir rabbika litunżira qaumam mā atāhum min nażīrim ming qablika la'allahum yahtadụn Tetapi mengapa mereka orang kafir mengatakan, “Dia Muhammad telah mengada-adakannya.” Tidak, Al-Qur'an itu kebenaran yang datang dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum engkau; agar mereka mendapat petunjuk. 4 اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۗ مَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا شَفِيْعٍۗ اَفَلَا تَتَذَكَّرُوْنَ allāhullażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā fī sittati ayyāmin ṡummastawā 'alal-'arsy, mā lakum min dụnihī miw waliyyiw wa lā syafī', a fa lā tatażakkarụn Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? 5 يُدَبِّرُ الْاَمْرَ مِنَ السَّمَاۤءِ اِلَى الْاَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ اِلَيْهِ فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهٗٓ اَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّوْنَ yudabbirul-amra minas-samā`i ilal-arḍi ṡumma ya'ruju ilaihi fī yauming kāna miqdāruhū alfa sanatim mimmā ta'uddụn Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian urusan itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya lamanya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. 6 ذٰلِكَ عٰلِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُۙ żālika 'ālimul-gaibi wasy-syahādatil-'azīzur-raḥīm Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang. 7 الَّذِيْٓ اَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهٗ وَبَدَاَ خَلْقَ الْاِنْسَانِ مِنْ طِيْنٍ allażī aḥsana kulla syai`in khalaqahụ wa bada`a khalqal-insāni min ṭīn Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah, 8 ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهٗ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ مَّاۤءٍ مَّهِيْنٍ ۚ ṡumma ja'ala naslahụ min sulālatim mim mā`im mahīn kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina air mani. 9 ثُمَّ سَوّٰىهُ وَنَفَخَ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِهٖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَۗ قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَ ṡumma sawwāhu wa nafakha fīhi mir rụḥihī wa ja'ala lakumus-sam'a wal-abṣāra wal-af`idah, qalīlam mā tasykurụn Kemudian Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh ciptaan-Nya ke dalam tubuhnya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagimu, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur. 10 وَقَالُوْٓا ءَاِذَا ضَلَلْنَا فِى الْاَرْضِ ءَاِنَّا لَفِيْ خَلْقٍ جَدِيْدٍ ەۗ بَلْ هُمْ بِلِقَاۤءِ رَبِّهِمْ كٰفِرُوْنَ wa qālū a iżā ḍalalnā fil-arḍi a innā lafī khalqin jadīd, bal hum biliqā`i rabbihim kāfirụn Dan mereka berkata, “Apakah apabila kami telah lenyap hancur di dalam tanah, kami akan berada dalam ciptaan yang baru?” Bahkan mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhannya. 11 ۞ قُلْ يَتَوَفّٰىكُمْ مَّلَكُ الْمَوْتِ الَّذِيْ وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ تُرْجَعُوْنَ qul yatawaffākum malakul-mautillażī wukkila bikum ṡumma ilā rabbikum turja'ụn Katakanlah, “Malaikat maut yang diserahi untuk mencabut nyawamu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmu, kamu akan dikembalikan.” 12 وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ walau tarā iżil-mujrimụna nākisụ ru`ụsihim 'inda rabbihim, rabbanā abṣarnā wa sami'nā farji'nā na'mal ṣāliḥan innā mụqinụn Dan alangkah ngerinya, jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, mereka berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia, niscaya kami akan mengerjakan kebajikan. Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin.” 13 وَلَوْ شِئْنَا لَاٰتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدٰىهَا وَلٰكِنْ حَقَّ الْقَوْلُ مِنِّيْ لَاَمْلَـَٔنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ walau syi`nā la`ātainā kulla nafsin hudāhā wa lākin ḥaqqal-qaulu minnī la`amla`anna jahannama minal-jinnati wan-nāsi ajma'īn Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk baginya, tetapi telah ditetapkan perkataan ketetapan dari-Ku, “Pasti akan Aku penuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia bersama-sama. 14 فَذُوْقُوْا بِمَا نَسِيْتُمْ لِقَاۤءَ يَوْمِكُمْ هٰذَاۚ اِنَّا نَسِيْنٰكُمْ وَذُوْقُوْا عَذَابَ الْخُلْدِ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ fa żụqụ bimā nasītum liqā`a yaumikum hāżā, innā nasīnākum wa żụqụ 'ażābal-khuldi bimā kuntum ta'malụn Maka rasakanlah olehmu azab ini disebabkan kamu melalaikan pertemuan dengan harimu ini hari Kiamat, sesungguhnya Kami pun melalaikan kamu dan rasakanlah azab yang kekal, atas apa yang telah kamu kerjakan.” 15 اِنَّمَا يُؤْمِنُ بِاٰيٰتِنَا الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِهَا خَرُّوْا سُجَّدًا وَّسَبَّحُوْا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ ۩ innamā yu`minu bi`āyātinallażīna iżā żukkirụ bihā kharrụ sujjadaw wa sabbaḥụ biḥamdi rabbihim wa hum lā yastakbirụn Orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya ayat-ayat Kami, mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, dan mereka tidak menyombongkan diri. 16 تَتَجَافٰى جُنُوْبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَّطَمَعًاۖ وَّمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ tatajāfā junụbuhum 'anil-maḍāji'i yad'ụna rabbahum khaufaw wa ṭama'aw wa mimmā razaqnāhum yunfiqụn Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. 17 فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ اُخْفِيَ لَهُمْ مِّنْ قُرَّةِ اَعْيُنٍۚ جَزَاۤءًۢ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ fa lā ta'lamu nafsum mā ukhfiya lahum ming qurrati a'yun, jazā`am bimā kānụ ya'malụn Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu bermacam-macam nikmat yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan. 18 اَفَمَنْ كَانَ مُؤْمِنًا كَمَنْ كَانَ فَاسِقًاۗ لَا يَسْتَوٗنَ a fa mang kāna mu`minang kamang kāna fāsiqā, lā yastawụn Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik kafir? Mereka tidak sama. 19 اَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ جَنّٰتُ الْمَأْوٰىۖ نُزُلًا ۢبِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ammallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum jannātul-ma`wā nuzulam bimā kānụ ya'malụn Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka akan mendapat surga-surga tempat kediaman, sebagai pahala atas apa yang telah mereka kerjakan. 20 وَاَمَّا الَّذِيْنَ فَسَقُوْا فَمَأْوٰىهُمُ النَّارُ كُلَّمَآ اَرَادُوْٓا اَنْ يَّخْرُجُوْا مِنْهَآ اُعِيْدُوْا فِيْهَا وَقِيْلَ لَهُمْ ذُوْقُوْا عَذَابَ النَّارِ الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ wa ammallażīna fasaqụ fa ma`wāhumun-nāru kullamā arādū ay yakhrujụ min-hā u'īdụ fīhā wa qīla lahum żụqụ 'ażāban-nārillażī kuntum bihī tukażżibụn Dan adapun orang-orang yang fasik kafir, maka tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan lagi ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, “Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu dustakan.” 21 وَلَنُذِيْقَنَّهُمْ مِّنَ الْعَذَابِ الْاَدْنٰى دُوْنَ الْعَذَابِ الْاَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ wa lanużīqannahum minal-'ażābil-adnā dụnal-'ażābil-akbari la'allahum yarji'ụn Dan pasti Kami timpakan kepada mereka sebagian siksa yang dekat di dunia sebelum azab yang lebih besar di akhirat; agar mereka kembali ke jalan yang benar. 22 وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِاٰيٰتِ رَبِّهٖ ثُمَّ اَعْرَضَ عَنْهَا ۗاِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِيْنَ مُنْتَقِمُوْنَ wa man aẓlamu mim man żukkira bi`āyāti rabbihī ṡumma a'raḍa 'an-hā, innā minal-mujrimīna muntaqimụn Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian dia berpaling darinya? Sungguh, Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa. 23 وَلَقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسَى الْكِتٰبَ فَلَا تَكُنْ فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْ لِّقَاۤىِٕهٖ وَجَعَلْنٰهُ هُدًى لِّبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۚ wa laqad ātainā mụsal-kitāba fa lā takun fī miryatim mil liqā`ihī wa ja'alnāhu hudal libanī isrā`īl Dan sungguh, telah Kami anugerahkan Kitab Taurat kepada Musa, maka janganlah engkau Muhammad ragu-ragu menerimanya Al-Qur'an dan Kami jadikan Kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil. 24 وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ اَىِٕمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوْاۗ وَكَانُوْا بِاٰيٰتِنَا يُوْقِنُوْنَ wa ja'alnā min-hum a`immatay yahdụna bi`amrinā lammā ṣabarụ, wa kānụ bi`āyātinā yụqinụn Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami. 25 اِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ inna rabbaka huwa yafṣilu bainahum yaumal-qiyāmati fīmā kānụ fīhi yakhtalifụn Sungguh Tuhanmu, Dia yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat tentang apa yang dahulu mereka perselisihkan padanya. 26 اَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ اَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِّنَ الْقُرُوْنِ يَمْشُوْنَ فِيْ مَسٰكِنِهِمْ ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍۗ اَفَلَا يَسْمَعُوْنَ a wa lam yahdi lahum kam ahlaknā ming qablihim minal-qurụni yamsyụna fī masākinihim, inna fī żālika la`āyāt, a fa lā yasma'ụn Dan tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah. Apakah mereka tidak mendengarkan memperhatikan? 27 اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّا نَسُوْقُ الْمَاۤءَ اِلَى الْاَرْضِ الْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهٖ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ اَنْعَامُهُمْ وَاَنْفُسُهُمْۗ اَفَلَا يُبْصِرُوْنَ a wa lam yarau annā nasụqul-mā`a ilal-arḍil-juruzi fa nukhriju bihī zar'an ta`kulu min-hu an'āmuhum wa anfusuhum, a fa lā yubṣirụn Dan tidakkah mereka memperhatikan, bahwa Kami mengarahkan awan yang mengandung air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka mengapa mereka tidak memperhatikan? 28 وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْفَتْحُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ wa yaqụlụna matā hāżal-fat-ḥu ing kuntum ṣādiqīn Dan mereka bertanya, “Kapankah kemenangan itu datang jika engkau orang yang benar?” 29 قُلْ يَوْمَ الْفَتْحِ لَا يَنْفَعُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اِيْمَانُهُمْ وَلَا هُمْ يُنْظَرُوْنَ qul yaumal-fat-ḥi lā yanfa'ullażīna kafarū īmānuhum wa lā hum yunẓarụn Katakanlah, “Pada hari kemenangan itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan.” 30 فَاَعْرِضْ عَنْهُمْ وَانْتَظِرْ اِنَّهُمْ مُّنْتَظِرُوْنَ fa a'riḍ 'an-hum wantaẓir innahum muntaẓirụn Maka berpalinglah engkau dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka juga menunggu. BerikutnyaSurat Al Ahzab
وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلْمُجْرِمُونَ نَاكِسُوا۟ رُءُوسِهِمْ عِندَ رَبِّهِمْ رَبَّنَآ أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَٱرْجِعْنَا نَعْمَلْ صَٰلِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ Arab-Latin Walau tarā iżil-mujrimụna nākisụ ru`ụsihim 'inda rabbihim, rabbanā abṣarnā wa sami'nā farji'nā na'mal ṣāliḥan innā mụqinụnArtinya Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, mereka berkata "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia, kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin". As-Sajdah 11 ✵ As-Sajdah 13 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangKandungan Mendalam Berkaitan Dengan Surat As-Sajdah Ayat 12 Paragraf di atas merupakan Surat As-Sajdah Ayat 12 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beraneka kandungan mendalam dari ayat ini. Ada beraneka penjelasan dari kalangan ulama tafsir terkait makna surat As-Sajdah ayat 12, sebagiannya sebagaimana tertera📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaSeandainya kamu melihat wahai manusia saat orang-orang yang gemar berbuat dosa yang mengingkari kebangkitan, menundukkan kepala mereka di hadapan Tuhan mereka dengan penuh rasa malu dan kehinaan. Mereka berkata “Wahai Tuhan kami, kami melihat keburukan-keburukan kami, kami mendengar dariMu pembenaran apa yang diperintahkan kepada oleh utusan-utusanMu di dunia, dan sungguh kami bertaubat kepadaMu, kembalikanlah kami ke dunia supaya kami bisa beramal menaatiMu, sekarang kami meyakini apa yang dulu kami ingkari di dunia, yaitu keesaanMu dan bahwa Engkau membangkitkan manusia dari kubur mereka.” Bila kamu melihat wahai manusia semua itu, niscaya kamu melihat suatu perkara yang besar dan musibah yang agung.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram12. Orang-orang berdosa pasti akan muncul pada hari Kiamat dalam keadaan hina. Mereka menundukkan kepala mereka karena kekufuran mereka terhadap hari Kebangkitan. Mereka merasa sedih dan berkata, “Wahai Rabb kami! Kami telah melihat kebangkitan yang pernah kami dustakan dan kami telah mendengar kebenaran risalah yang dibawa oleh para rasul dari sisi-Mu, maka kembalikan kami ke kehidupan dunia, niscaya kami akan melakukan amal saleh yang menjadikan-Mu rida terhadap kami. Sesungguhnya kami sekarang percaya dengan adanya kebangkitan dan kebenaran yang dibawa oleh para rasul.” Jika engkau melihat orang-orang yang berdosa itu dalam keadaan demikian, sungguh engkau melihat perkara yang agung.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah12. Kemudian Allah menjelaskan keadaan mereka pada hari kiamat saat mereka berdiri di dekat neraka dengan menundukkan kepada karena kehinaan yang mereka alami, mereka memohon pertolongan “Ya Tuhan kami, kami telah menyaksikan kesalahan kami dan kami telah mendengar dan mengetahui kebenaran, maka kembalikanlah kami ke dunia agar kami dapat menjalankan ketaatan kepada-Mu, sungguh kami benar-benar beriman kepada keesaan-Mu.” Allah telah menjelaskan dalam ayat lain bahwa jika Dia mengembalikan mereka ke dunia sebagaimana yang mereka minta, niscaya mereka akan kembali mendustakan, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ وُقِفُوا۟ عَلَى ٱلنَّارِ فَقَالُوا۟ يَٰلَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِـَٔايَٰتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِين بَلْ بَدَا لَهُم مَّا كَانُوا۟ يُخْفُونَ مِن قَبْلُ ۖ وَلَوْ رُدُّوا۟ لَعَادُوا۟ لِمَا نُهُوا۟ عَنْهُ وَإِنَّهُمْ لَكَٰذِبُونَ Dan jika kamu Muhammad melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata "Kiranya kami dikembalikan ke dunia dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman", tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan. Tetapi sebenarnya telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka. al-An’am 27-28.Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah12. وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذِ الْمُجْرِمُونَ Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu Merka adalah orang-orang yang mengatakan “apakah kami jika telah hancur di dalam tanah….” نَاكِسُوا۟ رُءُوسِهِمْmenundukkan kepalanya Yakni menundukkan kepada mereka karena rasa malu dan menyesal atas kemusyrikan dan kemaksiatan yang telah mereka kalukan di dunia. عِندَ رَبِّهِمْdi hadapan Tuhannya Ketika Allah menghisab mereka; maka kamu akan menyaksikan keanehan. رَبَّنَآ أَبْصَرْنَاmereka berkata “Ya Tuhan kami, kami telah melihat kini kami telah menyaksikan apa yang telah kami dustakan dahulu. وَسَمِعْنَاdan mendengar Yakni mendengar apa telah yang kami ingkari. Pendapat lain mengatakan maknanya adalah kami telah menyaksikan kebenaran ancaman-Mu, dan kami telah mendengar kebenaran rasul-Mu. Namun mereka melihat itu ketika penglihatan tidak ada gunanya lagi dan mereka mendengar ketika pendengaran tidak bermanfaat lagi. فَارْجِعْنَاmaka kembalikanlah kami Ke dunia. نَعْمَلْkami akan mengerjakan Amalan. صٰلِحًاyang saleh Sebagaimana yang Engkau perintahkan. إِنَّا مُوقِنُونَ sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin Yakni percaya terhadap apa yang dibawa oleh Muhammad. Mereka menyebut diri mereka yakin ketika itu dengan harapan dapat benar-benar dikembalikan ke dunia; namun atas dasar apa mereka mengatakan ini? Seandainya mereka dikembalikan ke dunia niscaya mereka akan kembali melakukan apa yang dilarang bagi mereka, dan mereka benar-benar para pendusta.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah12. Alangkah mengerikan jika kamu wahai Nabi, melihat ketika orang-orang musyrik yang mengingkari hari kebangkitan itu dihadapkan pada Tuhan mereka. Mereka membungkuk dan menundukkan kepala mereka dengan malu dan menyesal atas perhitungan amal mereka. Engkau akan melihat mereka berkata Wahai Tuhan kami, kami telah melihat apa yang dulu kami dustakan, juga kami telah melihat hari kebangkitan yang dulu Engkau janjikan. Kami telah mendengar janji dan pembenaran terhadap rasul yang dulu kami dustakan. Maka dari itu, kembalikan lagi kami ke dunia, kami akan mengerjakan amal kebaikan sesuai perintah-Mu. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mempercayai ajaran yang dibawa Rasul SAW📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahJika kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepala mereka} menundukkan kepala mereka karena merasa hina dan rendah {di hadapan Tuhan mereka,“Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar. Maka kembalikanlah kami} Kembalikanlah kami ke dunia {niscaya kami akan beramal shalih. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakinMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H12. Setelah Allah menjelaskan kepulangan mereka kepadaNya pada Hari Kiamat nanti, Dia menjelaskan kondisi mereka di saat menghadap di hadapanNYa, seraya berfirman, “Dan alangkah ngerinya jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu,” maksudnya, orang-orang yang terus melakukan dosa-dosa besar itu, “menundukkan kepalanya di hadapan Rabbnya” dengan tunduk, patuh dan hina, sambil mengakui dosa-dosa mereka lagi memohon agar dikembalikan ke dunia, seraya mengatakan, “Ya Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar.” Maksudnya, permasalahan sudah jelas sekarang bagi kami, dan kami pun telah melihatnya dengan mata kepala kami, hingga menjadi pandangan yang sangat meyakinkan, “maka kembalikanlah kami, niscaya kami akan mengerjakan amal shalih, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” Maksudnya, kami sekarang sudah mempunyai keyakinan dengan sesuatu yang dahulu kami npernah dustakan. Maksudnya, niscaya kamu nmelihat suatu perkara yang sangat mengerikan dan kondisi yang sangat menakutkan, orang-orang yang merugi dan permohonan yang tidak pernah dikabulkan, karena waktu penagguhan sudah berlalu.📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-SyawiSurat As-Sajdah ayat 12 Seandainya engkau melihat wahai Nabi Allah, keadaan orang-orang yang berdosa, yang mendustakan hari kebangkitan pada hari kiamat, di mana Allah tampakkan hari tersebut kepada mereka, dan mereka dalam keadaan terhina dan malu, sungguh mereka terkejut, menyesal dan meratap penuh penyesalan. Mereka semua datang dalam keadaan kepala-kepala mereka tertunduk dan terhina seraya ada yang berkata Wahai Tuhan kami, sungguh kami telah melihatnya secara nyata dengan mata-mata kami, dan kami telah mendengar dengan telinga-telinga kami, atas apa yang telah kami ingkari dan dustakan, maka kembalikan kami wahai Tuhan kami di dunia, kami akan beramal dengan amalan shalih, sungguh kami akan menjadi orang-orang yang yakin, membenarkan hari kebangkitan dan balasan dengan sebenar-benarnya secara pasti tanpa keraguan padanya.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan kembalinya mereka kepada-Nya pada hari Kiamat, Dia menyebutkan keadaan mereka saat berdiri di hadapan-Nya. Yakni orang-orang kafir atau yang senantiasa mengerjakan dosa-dosa besar. Karena malu, dan mereka mengakui dosa-dosa mereka, sambil meminta kembali ke dunia. Apa yang kami ingkari, yaitu kebangkitan. Ketika itu, kamu akan melihat peristiwa yang mengerikan, keadaan yang menegangkan, orang-orang yang rugi, pertanyaan yang tidak dijawab, dsb. dan pada saat itu, bukanlah kesempatan lagi untuk beramal sehingga permintaan mereka untuk kembali ke dunia tidak dikabulkan. Ini semua adalah dengan qadha dan qadar Allah, karena Dia sudah membiarkan mereka di atas kekafiran dan kemaksiatan, nas’alullahas salaamah wal dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat As-Sajdah Ayat 12Saat hari hisab itu tiba, kamu akan melihat orang kafir tampak seperti pesakitan yang menunggu putusan. Dan alangkah ngerinya jika sekiranya engkau melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan pengadilan tuhannya di hari kiamat kelak, padahal dulunya mereka begitu angkuh kepada tuhan. Di sana mereka merengek, 'ya tuhan kami, kami sekarang benar-benar taat dan patuh kepada-Mu. Kami telah melihat dengan mata kepala kami hari kebangkitan dan mendengar betapa ajaran para rasul-Mu adalah benar, maka dengan kuasa dan rahmat-Mu kembalikanlah kami ke dunia sekali saja, niscaya kami akan mengerjakan kebajikan yang engkau ridai, tidak seperti yang kami lakukan dulu. Sungguh, saat ini kami adalah orang-orang yang yakin dengan sepenuhnya. ' Allah tidak akan mengabulkan permintaan itu karena dia tahu benar karakter mereka. Mereka tidak akan menjadi orang baik walaupun sekiranya diberi kesempatan kembali ke dunia lihat surah al-an''m/6 27'28. 13. Sebetulnya Allah mampu memaksa setiap manusia untuk beriman, namun hal tersebut justru akan merendahkan martabat mereka menjadi setara dengan matahari, bumi, langit, dan sebagainya yang tidak punya pilihan lain kecuali tunduk. Itulah mengapa Allah memberi setiap manusia pilihan, bukan paksaan, untuk beriman atau tidak. Dan jika kami menghendaki memberi petunjuk niscaya kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk bagi-Nya, tetapi telah ditetapkan perkataan dan ketetapan dari-ku bahwa pasti akan aku penuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia bersama-sama. Yang demikian itu karena kami tahu bahwa kebanyakan mereka lebih memilih jalan kesesatan daripada dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Itulah aneka ragam penjabaran dari banyak mufassir mengenai kandungan dan arti surat As-Sajdah ayat 12 arab-latin dan artinya, semoga berfaidah bagi kita. Bantu usaha kami dengan memberi tautan menuju halaman ini atau menuju halaman depan Yang Paling Sering Dikunjungi Nikmati ratusan halaman yang paling sering dikunjungi, seperti surat/ayat At-Taubah 105, At-Tahrim 8, Al-Insyiqaq, At-Takwir, Al-Baqarah 148, Al-Insyirah 8. Ada pula Al-Hujurat 10-12, At-Taubah 122, Ath-Thalaq 2-3, Al-Alaq 1-5, Al-Mu’minun, Al-Isra 26-27. At-Taubah 105At-Tahrim 8Al-InsyiqaqAt-TakwirAl-Baqarah 148Al-Insyirah 8Al-Hujurat 10-12At-Taubah 122Ath-Thalaq 2-3Al-Alaq 1-5Al-Mu’minunAl-Isra 26-27 Pencarian al anfal 11, al baqarah ayat 26-27, hadits tentang sampaikan walau satu ayat, surah alfatihah beserta artinya, quran 57 ayat 4 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
Bacaan Surat As-Sajdah Lengkap Arab, Latin dan Artinya - Kali akan dishare teks surah As Sajdah full 30 ayat dalam versi tulisan arab, latin dan terjemahannya. Qs As Sajdah ini merupakan surah ke 32 dalam kitab suci Al Quran yang panjangnya terdiri dari 30 ayat. Dinamakan surat As-Sajdah berhubung pada surah ini terdapat ayat Sajdah sujud, yaitu ayat yang kelima belas. As Sajdah turun di Kota Mekkah sehingga masuk golongan surah Makkiyah. Surat As Sajdah memiliki beberapa makna dan isi kandungan diantaranya adalah menjelaskan mengenai kebenaran bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang Rasul, Allah SWT itu Esa dan berkuasa atas seluruh alam semesta serta dianjurkan untuk mengerjakan sholat malam. Teks Bacaan Surat As Sajdah Full Dan untuk selengkapnya simak berikut ini teks bacaan surat As-Sajdah lengkap lafadz arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesianya agar bisa lebih mudah untuk dimengerti maksud dan pokok isi kandungan dari setiap ayatnya. Surat As Sajdah Arab بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ الم ﴿١﴾ تَنزِيلُ الْكِتَابِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٢﴾ أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ ۚ بَلْ هُوَ الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أَتَاهُم مِّن نَّذِيرٍ مِّن قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ ﴿٣﴾ اللَّـهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ مَا لَكُم مِّن دُونِهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍ ۚ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ ﴿٤﴾ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ ﴿٥﴾ ذَٰلِكَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿٦﴾ الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنسَانِ مِن طِينٍ ﴿٧﴾ ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِن سُلَالَةٍ مِّن مَّاءٍ مَّهِينٍ ﴿٨﴾ ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ ﴿٩﴾ وَقَالُوا أَإِذَا ضَلَلْنَا فِي الْأَرْضِ أَإِنَّا لَفِي خَلْقٍ جَدِيدٍ ۚ بَلْ هُم بِلِقَاءِ رَبِّهِمْ كَافِرُونَ ﴿١٠﴾ قُلْ يَتَوَفَّاكُم مَّلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ ﴿١١﴾وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِندَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ ﴿١٢﴾ وَلَوْ شِئْنَا لَآتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدَاهَا وَلَـٰكِنْ حَقَّ الْقَوْلُ مِنِّي لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ﴿١٣﴾ فَذُوقُوا بِمَا نَسِيتُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَـٰذَا إِنَّا نَسِينَاكُمْ ۖ وَذُوقُوا عَذَابَ الْخُلْدِ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿١٤﴾ إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ ۩ ﴿١٥﴾ تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ ﴿١٦﴾ فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّا أُخْفِيَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿١٧﴾ أَفَمَن كَانَ مُؤْمِنًا كَمَن كَانَ فَاسِقًا ۚ لَّا يَسْتَوُونَ ﴿١٨﴾ أَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ جَنَّاتُ الْمَأْوَىٰ نُزُلًا بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿١٩﴾ وَأَمَّا الَّذِينَ فَسَقُوا فَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۖ كُلَّمَا أَرَادُوا أَن يَخْرُجُوا مِنْهَا أُعِيدُوا فِيهَا وَقِيلَ لَهُمْ ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّذِي كُنتُم بِهِ تُكَذِّبُونَ ﴿٢٠﴾ وَلَنُذِيقَنَّهُم مِّنَ الْعَذَابِ الْأَدْنَىٰ دُونَ الْعَذَابِ الْأَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ ﴿٢١﴾ وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن ذُكِّرَ بِآيَاتِ رَبِّهِ ثُمَّ أَعْرَضَ عَنْهَا ۚ إِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِينَ مُنتَقِمُونَ ﴿٢٢﴾ وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ فَلَا تَكُن فِي مِرْيَةٍ مِّن لِّقَائِهِ ۖ وَجَعَلْنَاهُ هُدًى لِّبَنِي إِسْرَائِيلَ ﴿٢٣﴾ وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ ﴿٢٤﴾ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ﴿٢٥﴾ أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّنَ الْقُرُونِ يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ ۖ أَفَلَا يَسْمَعُونَ ﴿٢٦﴾ أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَسُوقُ الْمَاءَ إِلَى الْأَرْضِ الْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَامُهُمْ وَأَنفُسُهُمْ ۖ أَفَلَا يُبْصِرُونَ ﴿٢٧﴾ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا الْفَتْحُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٢٨﴾ قُلْ يَوْمَ الْفَتْحِ لَا يَنفَعُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِيمَانُهُمْ وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ ﴿٢٩﴾ فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَانتَظِرْ إِنَّهُم مُّنتَظِرُونَ ﴿﴾٣٠ Surat As Sajdah Latin Bismillahirrahmanirrahim. 1. alif-laam-miim 2. tanziilu alkitaabi laa rayba fiihi min rabbi al’aalamiina 3. am yaquuluuna iftaraahu bal huwa alhaqqu min rabbika litundzira qawman maa ataahum min nadziirin min qablika la’allahum yahtaduuna 4. allaahu alladzii khalaqa alssamaawaati waal-ardha wamaa baynahumaa fii sittati ayyaamin tsumma istawaa alaa al’arsyi maa lakum min duunihi min waliyyin walaa syafii’in afalaa tatadzakkaruuna 5. yudabbiru al-amra mina alssamaa-i ilaa al-ardhi tsumma ya’ruju ilayhi fii yawmin kaana miqdaaruhu alfa sanatin mimmaa ta’udduuna 6. dzaalika aalimu alghaybi waalsysyahaadati al’aziizu alrrahiimu 7. alladzii ahsana kulla syay-in khalaqahu wabada-a khalqa al-insaani min thiinin 8. tsumma ja’ala naslahu min sulaalatin min maa-in mahiinin 9. tsumma sawwaahu wanafakha fiihi min ruuhihi waja’ala lakumu alssam’a waal-abshaara waal-af-idata qaliilan maa tasykuruuna 10. waqaaluu a-idzaa dhalaalnaa fii al-ardhi a-innaa lafii khalqin jadiidin bal hum biliqaa-i rabbihim kaafiruuna 11. qul yatawaffaakum malaku almawti alladzii wukkila bikum tsumma ilaa rabbikum turja’uuna 12. walaw taraa idzi almujrimuuna naakisuu ruuusihim inda rabbihim rabbanaa absharnaa wasami’naa fa-arji’naa na’mal shaalihan innaa muuqinuuna 13. walaw syi-naa laaataynaa kulla nafsin hudaahaa walaakin haqqa alqawlu minnii la-amla-anna jahannama mina aljinnati waalnnaasi ajma’iina 14. fadzuuquu bimaa nasiitum liqaa-a yawmikum haadzaa innaa nasiinaakum wadzuuquu adzaaba alkhuldi bimaa kuntum ta’maluuna 15. innamaa yu/minu bi-aayaatinaa alladziina idzaa dzukkiruu bihaa kharruu sujjadan wasabbahuu bihamdi rabbihim wahum laa yastakbiruuna 16. tatajaafaa junuubuhum ani almadaaji’i yad’uuna rabbahum khawfan wathama’an wamimmaa razaqnaahum yunfiquuna 17. falaa ta’lamu nafsun maa ukhfiya lahum min qurrati a’yunin jazaa-an bimaa kaanuu ya’maluuna 18. afaman kaana mu/minan kaman kaana faasiqan laa yastawuuna 19. ammaa alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati falahum jannaatu alma/waa nuzulan bimaa kaanuu ya’maluuna 20. wa-ammaa alladziina fasaquu fama/waahumu alnnaaru kullamaa araaduu an yakhrujuu minhaa u’iiduu fiihaa waqiila lahum dzuuquu adzaaba alnnaari alladzii kuntum bihi tukadzdzibuuna 21. walanudziiqannahum mina al’adzaabi al-adnaa duuna al’adzaabi al-akbari la’allahum yarji’uuna 22. waman azhlamu mimman dzukkira bi-aayaati rabbihi tsumma a’radha anhaa innaa mina almujrimiina muntaqimuuna 23. walaqad aataynaa muusaa alkitaaba falaa takun fii miryatin min liqaa-ihi waja’alnaahu hudan libanii israa-iila 24. waja’alnaa minhum a-immatan yahduuna bi-amrinaa lammaa shabaruu wakaanuu bi-aayaatinaa yuuqinuuna 25. inna rabbaka huwa yafshilu baynahum yawma alqiyaamati fiimaa kaanuu fiihi yakhtalifuuna 26. awa lam yahdi lahum kam ahlaknaa min qablihim mina alquruuni yamsyuuna fii masaakinihim inna fii dzaalika laaayaatin afalaa yasma’uuna 27. awa lam yaraw annaa nasuuqu almaa-a ilaa al-ardhi aljuruzi fanukhriju bihi zar’an ta-kulu minhu an’aamuhum wa-anfusuhum afalaa yubshiruuna 28. wayaquuluuna mataa haadzaa alfathu in kuntum shaadiqiina 29. qul yawma alfathi laa yanfa’u alladziina kafaruu iimaanuhum walaa hum yunzharuuna 30. fa-a’ridh anhum waintazhir innahum muntazhiruuna Terjemahan Surat As Sajdah Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. 1 Alif, Lam, Mim. 2 Turunnya kitab yang tidak ada keraguan padanya, daripada Rab Tuhan sekalian alam. 3 Ataukah mereka mengatakan "Dia Muhammad saw mengada-adakannya." Bahkan ia adalah kebenaran daripada Rab Tuhan engkau, agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk. 4 Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara kedua-duanya dalam enam masa, kemudian Dia Allah bersemayam menetapkan pentadbiran-Nya di atas 'Arash. Tidak ada bagi kamu selain Dia Allah seorang penolong pun dan tidak seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak mengambil peringatan? 5 Dia Allah mengatur urusan dari langit kepada bumi, kemudian urusan itu naik kepada-Nya kepada Allah dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitungan kamu. 6 Demikianlah Allah yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, al-Aziz Maha Perkasa, lagi al-Rahim Maha Mengasihani. 7 Yang memperelokkan segala sesuatu yang Dia Allah ciptakan, dan Dia Allah memulai penciptaan manusia daripada tanah. 8 Kemudian Dia Allah menjadikan keturunannya daripada saripati air yang hina air mani. 9 Kemudian Dia Allah menyempurnakannya dan meniupkan ke dalamnya daripada roh-Nya Allah, dan Dia Allah menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi sedikit sekali kamu bersyukur. 10 Dan mereka berkata "Apakah bila kami telah lenyap hancur di dalam bumi, kami akan muncul dalam ciptaan yang baru?” Bahkan mereka ingkar akan pertemuan dengan Rab Tuhan mereka. 11 Katakanlah "Kamu akan dimatikan oleh malaikat maut yang diwakilkan untuk kamu. Kemudian kepada Rab Tuhan kamulah kamu dikembalikan. 12 Dan sekiranya kamu melihat ketika orang yang berdosa itu menundukkan kepala mereka di hadapan Rab Tuhan mereka, mereka berkata "Rabbana wahai Tuhan kami! Kami telah melihat dan kami mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia, kami akan mengerjakan amal salih, sesungguhnya kami adalah orang yang yakin." 13 Dan kalau Kami Allah menghendaki nescaya Kami Allah akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuknya, akan tetapi telah tetaplah perkataan ketetapan dari pada-Ku Allah "Sesungguhnya akan Aku Allah penuhi Neraka Jahanam itu dengan jin dan manusia bersama-sama.” 14 Maka rasakanlah disebabkan kamu melupakan pertemuan dengan harimu ini. Sesungguhnya Kami Allah telah melupakan kamu pula, dan rasakanlah azab yang kekal, disebabkan apa yang kamu kerjakan." 15 Sesungguhnya orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami Allah, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya, mereka meniarap sujud dan bertasbih serta memuji Rab Tuhan mereka, dan mereka tidak menyombongkan diri. 16 Memisahkan rusuk mereka daripada tempat, sedang mereka berdoa kepada Rab Tuhan mereka dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian daripada rezeki yang Kami Allah berikan kepada mereka. 17 Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka daripada yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. 18 Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik? Mereka tidak sama. 19 Adapun orang yang beriman dan beramal salih, maka bagi mereka syurga sebagai tempat kediaman, ganjaran terhadap apa yang telah mereka kerjakan. 20 Dan adapun orang yang fasik, maka tempat mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya, dan dikatakan kepada mereka "Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu mendustakannya." 21 Dan sesungguhnya Kami Allah akan merasakan kepada mereka daripada azab yang dekat, sebelum azab yang lebih besar; mudah-mudahan mereka kembali. 22 Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Rab Tuhannya, kemudian dia berpaling daripadanya? Sesungguhnya Kami Allah akan menyeksakan orang yang berdosa. 23 Dan sesungguhnya telah Kami Allah berikan kitab kepada Musa, maka janganlah engkau Muhammad saw ragu-ragu daripada menerimanya, dan Kami Allah jadikannya petunjuk bagi Bani Isra’el. 24 Dan Kami Allah jadikan antara mereka itu imam pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami Allah ketika mereka bersabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami Allah. 25 Sesungguhnya Rab Tuhan engkau, Dia Allah jualah yang akan mengadili antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan. 26 Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak generasi-generasi sebelum mereka yang telah Kami Allah binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat bekas kediaman mereka itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda. Maka apakah mereka tidak mendengarkan memperhatikan? 27 Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahawa Kami Allah mencurahkan air ke bumi yang tandus, lalu Kami Allah tumbuhkan dengannya tanam-tanaman, yang daripadanya dapat makan binatang-binatang ternakan mereka dan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memperhatikan? 28 Dan mereka bertanya "Bilakah kemenangan itu jika kamu memang orang yang benar?" 29 Katakanlah "Pada hari kemenangan itu tidak berguna bagi orang kafir iman mereka dan tidak pula mereka diberi tangguh." 30 Maka berpalinglah engkau daripada mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka juga menunggu. Demikianlah teks bacaan surat As-Sajdah lengkap arab, latin dan artinya. Semoga surah As Sajdah diatas memberi manfaat besar bagi kita dan jangan lupa untuk membaca dan mengamalkan isi kandungan dari setiap ayat ayatnya. Wallahu a'lam.