Berfikir positif dalam islam sendiri, tercantum dalam Al-quar dan beberapa hadist riwayat berikut ini : Dan Hadist HR. Muslim. “Aku sesuai prasangka hamba-Ku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku.” (HR.Muslim). Dari ayat dan hadist diatas jelaslah bahwa Allah selalu bersama kita dan tidak akan meninggalkan kita, Allah
Selain itu, berdasarkan hadits riwayat Muslim, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah berkata, 'Aku sesuai prasangka hambaku padaku. Jika prasangka itu baik, maka kebaikan baginya. Dan apabila
Saat itulah Ibrahim AS menghentikan langkahnya, lalu menganggukkan kepalanya. Akhirnya, dengan jiwa besar penuh ketulusan, Hajar berkata kepada Ibrahim AS: "Jika ini benar perintah Allah Rabb-mu dan Rabb-ku, pergilah engkau! Karena aku yakin Allah pasti yang akan menjaga dan merawat kami, dan Allah tak akan menyia-nyiakan harapan sang hamba."
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- dari Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bahwasanya beliau bersabda, 'Allah 'Azza wa Jalla berfirman, 'Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Demi Allah, Allah lebih senang dengan taubat hamba-Nya daripada seorang dari kalian yang menemukan
“Sesungguhnya Allah berkata, ‘Aku sesuai prasangka hambaku padaku. Jika prasangka itu baik, maka kebaikan baginya. Dan apabila prasangka itu buruk, maka keburukan baginya.” (HR. Muslim) Inilah hikmah dari kita meyakini bahwa segala kebaikan itu datangnya dari Allah, dan setiap keburukan yang menimpa karena dosa atau kelalaian manusia.
“Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” [HR.Turmudzi] Seseorang mengeluh pada Ustadz, ‘Dimanakah keadilan Allah, telah lama aku meminta dan memohon padaNya namun tak pernah dikabulkan.. aku shalat, puasa, bersedekah, berbuat kebajikan.. tapi tak satupun keinginanku dikabulkan.
Fatwa berasal dari kata bahasa arab al-i fta, al-fatwa yang berarti pemberian sebuah keputusan. Jika kasus yan g sesuai dengan konstitusi negra maka dapat diberikan payung .
Husnudzon berasal dari akar bahasa Arab "husnu" yang berarti baik dan az.-zan yang berarti prasangka. Dari kedua makna tersebut, maka arti Husnudzon adalah baik sangka. Secara istilah arti Husnudzon adalah sikap mental dan cara pandang yang menyebabkan seseorang melihat sesuatu secara positif atau melihat dari sisi positif suatu hal.
Aku (Allah) senantiasa bersama dengan prasangka hambaKu kepadaKu,” katanya di acara Ngaji Mahasantri Milenial Bersama Gus Baha yang diselenggarakan PWNU Jawa Timur, Sabtu (12/10). Atas dasar itu, Pengasuh Pesantren Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo ini menegaskan, tanpa modal berbaik sangka kepada Allah SWT, seseorang tak akan merasakan
Hali ini senada dengan sikap yang dianjurkan Rosulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang bersabda “Allah Subhannahu wa Ta’alla berfirman: “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku terhadap-Ku, Aku akan bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” 4. Lawan dari Berbaik sangka / Huznudzon adalah berburuk sangka atau Suudzon.
p50er.